Rabu, 03 Juni 2015

Hari kedua, Panti Asuhan/Pesantren Yatim Piatu Assuhur.

Tibalah hari kedua kami mengajar. Pada hari terakhir ini, kami disambut dengan meriah. semua teman kecil kami sudah menunggu di depan kelas ditambah dengan beberapak anak baru. HAHA! kami pun dengan cepat meminta izin kepada sekretariat untuk mempersilahkan kami membuka kelas. berhamburan anak yang masuk dan duduk. kami menjadi sedikit gugup dengan jumlah yang lebih banyak daripada hari pertama. tapi kami berusaha semaksimal mungkin untuk tetap dapat mengajar dengan baik.

Hari itu kami mengajar tentang origami. vidya mempraktikkan cara mmbuat dan melipat (dia yang mengusulkan dan paham tentang origami), kami ikut membantu anak yang kurang paham. kami membentuk 6 grup kecil agar kami dapat meng-handle mereka.

Setalelah selesai membuat origami, hati dan ikan, selanjutnya kami membagikan bekal berupa ayam goreng kepada mereka. sangat lahap. pendekatan saat sesi kosong seperti ini tidak kami lupakan. kami mengobrol selama 30 menit dan mengakhiri waktu istirahat kami.

Kami masuk ke materi terakhir, membuat tempat pensil dari barang bekas. untuk sesi ini, cowok-cowok kurang menyimak yang kami ajarkan. mungkin karena kurang menikmati materi yang kami ajarkan (he-he). tapi itu tidak menjadi alasan kami untuk tidak mengajar, dengan campuran origami yang mereka buat tadi, jadilah sebuah tempat pensil unik.

Akhir cerita, kamipun dekat dengan waktu pulang. kami meminta pesan dan kesan mereka, semuanya positif. tidak lupa kami memberikan sebagian kecil karya yang telah mereka minta. mereka memilih yang mana akan diambil, dan ternyata habis. kami mebuat sesi foto bersama ,bersalam-salaman dan akhirnya pamit kepada mereka semua (termasuk staff, sekretariat, dll). 10 jam akhirnya waktu yang kami habiskan bersama mulai dari hari pertama hingga hari kedua memberikan kami pengalaman yang sangat luar biasa.


sesi mengajar origami

foto bersama

Hari Pertama, Panti Asuhan/Pesantren Yatim Piatu Assuhur.

Hari pertama di Panti Asuhan/Pesantren Yatim Piatu Assuhur, kami melakukan persiapan dengan membeli bahan-bahan yang akan diajarkan. lalu dengan angkot, kami tiba disana pada pukul 10.00. Pada saat datang, bapak yang menjaga gerbang mempersilahkan kami masuk dan membawa kami ke sekretariat (langsung dikenal karena kami memakai almamater Binus). sesampainya di sekretariat, Ari, sebagai ketua kelompok, meminta izin kepada sekretariat untuk mempersilahkan kami mengajar. sembari menunggu ari, kami mempersiapkan bahan dan materi yang akan dipergunakan serta latihan untuk mempermantap pokok bahasan yang akan kita ajarkan.

Setelah mendapat izin, kamipun masuk dan mulai memperkenalkan diri kami, dan mengajar. topik bahasan hari itu adalah tentang menggambar doodle. tapi sebelum masuk ke materi doodle, kami memberikan tips singkat unuk mempermudah mereka mengenal gambar lebih jauh.

setelah menjelaskan tentang gambar dan doodle, kamipun memberikan bekal yang telah kita siapkan untuk mereka. bekal hari itu adalah kue, minuman dan cemilan. 30 menit waktu istirahat yang kami berikan, kami gunakan untuk mengenal mereka lebih jauh dengan bertanya seputar kehidupan dan pengalaman mereka. karena stok yang kami siapakan terlalu banyak, cemilan dan minuman banyak yang sisa. kami berusaha menawarkan tapi mereka menolak dengan sopan sambil berkata "sudah kenyang kak.."

Materi berikutnya, untuk menghindarkan rasa stress dan ingin memperdalam pengetahuan mereka tentang dunia gambar dan doodle, kami menawarkan kepada mereka untuk menggambar doodle dengan hadiah berupa sketchbook. mereka sangat antusias mengikuti dan dengan durasi 2 jam dan panduan dari kami, karya merekapun akhirnya jadi! di luar dugaan, karya mereka sangat luar biasa. pemenang sangat sulit ditentukan namun kami harus memilih salah satu dari mereka. sebelum ajar-mengajar kami usai, mereka meminta agar kami juga membuatkan mereka sebuah karya untuk kenang-kenangan, kamipun berusaha menyanggupi.

Hari itu kami mengajar banyak hal, menggambar dan membuat doodle. tapi di hari itu juga kami juga diajarkan tentang pengalaman-pengalaman luar biasa dan antusias mereka yang perlu diacungkan jempol. 5 jam waktu yang kami lewatkan tidak terasa. kamipun berpamitan kepada mereka dan tidak lupa kepada sekretariat yang mempersilahkan kami. kamipun pulang sambil menyiapkan materi berikutnya.



contoh gambar mereka

pada saat sesi gambar